Rupiah Kian Melemah, Harga Motor Sport Asal Jepang Di Pastikan Akan Meningkat

Telah kita ketahui bersama bahwa perekonomian Indonesia sekarang sedang mengalami kesulitan, yang dimana sekarang nilai tukar mata uang rupiah terhadap mata uang dollar AS terus melemah, bahkan hingga pecan ini saja nilai tukar mata uang rupiah terhadap dollar AS sekarang telah mencapai Rp 14,173.000. maka dengan kondisi tersebut akan menyebabkan kekhawatiran bagi siapa saja, termasuk di bidang otomotif. Banyak produk-produk otomotif yang beredar di Indonesia dan dimana produk otomotif yang ada yaitu produk impor dari banyak sekali Negara maja di dunia menciptakan patokan harga produk otomotif pastinya tidak selalu sama atau dinamis yang menyesuaikan nilai tukar mata mata uang yang terjadi.

Maka dengan hal tersebut akan menciptakan efek besar terhadap industry otomotif nasional, terlebih bagi produk otomptif yang telah di datangkan dengan utuh ke Indonesia. Slah satunya yaitu motor sport asal Jepang. Di Indonesia sendiri telah kita ketahui bersama bahwa banyak pabrikan sepeda motor ternama asal Jepang, contohnya saja menyerupai Yamaha, Kawasaki, Honda, dan Suzuki dan masih lain sebagainya. Maka dengan melemahnya rupiah tersebut telah di prediksi akan sangat menghipnotis minat para konsumen enggan untuk membeli motor sport pada periode ini, pasalnya harga jual dari produk otomotif sendiri akan terpengaruh dengan hal tersebut.

Namun meski begitu ternyata masih banyak pabrikan otomotif asal Jepang yang masih belum ingin merevisi harga sepeda motor mereka, khususnya motor sport, dan slah satunya dalah Honda yang gres saja meluncurkan beberapa big bike terbaru andalannya.

Seprti ysng dilansir oleh laman Viva Otomotif pada hari Rabu 26 Agustus 2015, Ahmad Sobari selaku BigBike Consultant Wahana menyatakan bahwa hingga hingga dikala ini musim masyarakat Indonesia masih cukup baik. Dollar memang kian melonjak, tetapi kita masih belum merevisi harga hingga dikala ini.

Sama dengan PT Astra Honda Motor (AHM), Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) juga masih belum berniat untuk merevisi harga produk motonya. Meskipun pada beberapa dikala kemudian mereka gres saja meluncurkan motor sport kelas atas yakni yaitu Yamaha YZF-R1M yang ternya pribadi habis ludes terjual di ajang bazar otomotif terbesar di Indonesia yakni GIIAS 2015.

Kevin selaku Kepala Cabang Yamaha CBU mengaakan bahwa harga dikala ini masih sama, belum ada kenaikan harga dikala ini. Kalau booking harga pada dikala ini, tidak akan ada kenaikan harga meskipun barang gres ready sekira dua bulan kedepan. Dan tidak hanya Honda dan Yamaha saja tetapi juga Kawasaki dengan mealui PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) masih enggan untuk merevisi harga jual hingga dikala ini.

Bobby Bharata selaku Sales dan Pormotion PT KMI mengataka bahwa harga kita tawarkan bergotong-royong sudah di antisipasi dari kenaikan nilai tukar rupiah terhadap dollar menyerupai keadaan dikala ini, sehingga kami masih belum ada minat untuk merevisi harga jual produk kami.

Namun meski begitu sesuai dengan pernyataan yang ada, mungkin saja pada periode dikala kedepan atau mendatang mereka gres akan merevisi harga jual prduk mereka, khususnya untuk moge atau motor sport. Namun tentunya dengan banyak pertimbangan semoga tetap bias menari para minat konsumen.