Marc Marquez Tetap Berjuang Hadapi Demam Isu 2015 Yang Tersisa

Pembalap andalan dari Honda Racing Corporation (HRC) yakni Marc Marquez menentukan untuk realistis menghadapi sisa trend MotoGP 2015 yang sekarang tinggal tersisa tujuh putaran lagi. Seorang pemalap muda asal Spanyol itu menilai bahwa tidak akan gampang menyalip poin dari Duo andalan Movistar andalan Yamaha MotoGP (MYM) yakni Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo yang sama-sama mempunyai poin 211 poin. Dan diman Marc Marquez sendiri telah tertinggal poin sebanyak 52 poin dari Duo andalan Yamaha tersebut.

Sedangkan pada pekan ini� MotoGP akan memasuki seri yang ke-12 yang akan di laksanakan di sirkuit Silverstone, Inggris. Namun meski Marc Marquez tertinggal jauh poinnya dari duo andalan Yamaha itu, Marc marquez masih tetap akan berjuang semaksimal mungkin meskipun sangat sulit, karna sebelum perebutan gelar juara usai masih ada kesempatan untuk tampil dengan maksimal.

Seperti yang di lansir oleh laman Carsh pada hari Jum�at 28 Agustus 2015, Marc Marquez menyampaikan bahwa perebutan gelar juara masih belum berakhir, tetapi itu tentu saja itu akan sulit. Tertinggal 52 poin di antara aku dan Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo yaitu nilai yang cukup jauh.

Marc Marquez yang mempunyai sasaran untuk realistis pun menolak untuk pesimis dalam memperebutkan gelar Juara dunia MotoGP 2015. Pembalap muda yang masih berusia 22 tahun itu akan terus berjuang memperbaiki dan menawarkan perfoma semaksimal mungkin pada tiap seri demi untuk mendapat hasil yang baik pada final trend 2015.

Marc Marquez juga menyampaikan bahwa kami masih percaya dan akan terus berusaha. Saya harus bisa menawarkan seratus persen kemampuna yang aku miliki dan berada di final balapan untuk melihat apa yang akan erjadi. Salah satu hal yang sangat penting yaitu aku harus bisa merasa nyaman lagi dengan motor. Saat ini memang aku sudah merasa jauh lebih baik dibandingkan dengan awal trend lalu. Kami pun harus terus berusaha dan mencoba untuk berada dibarisan depan bersama mereka (Yamaha).

Lalu sementara itu di lain pihak, Dani Pedrosa yang merupakan rekan satu tim Marc Marquez pun hampir sama nasibnya dengannya. Dani Pedrosa sempat kualahan di awal trend alasannya yaitu beliau mengalami cidera yang cukup serius. Lalu sesudah Dani Pedrosa pulih beliau mencoba untuk bangun meskipun secara statistic Pedrosa telah tersingkir dari perebutan Juara Dunia.